JATENG.PUSARAN.ONLINE- Mukodin dan Hariyanto kini dapat menikmati istirahat dengan lebih tenang di rumah yang layak huni. Dua warga Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, itu menerima bantuan pembangunan rumah layak huni dari PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Program TJSL PT TWC tahun 2026 menyasar dua warga Desa Borobudur yang bekerja sebagai buruh, yakni Mukodin, warga Dusun Ngaran 1, dan Hariyanto, warga Dusun Bogowanti Kidul.
Sebelum menerima bantuan, Mukodin tinggal di rumah semi permanen dengan atap bocor, dinding anyaman bambu (gedheg), dan lantai tanah. Sebagian bangunan bahkan sempat roboh akibat hujan deras disertai angin kencang karena material bangunan yang telah lapuk dimakan usia.
Melalui bantuan senilai Rp60 juta, rumah Mukodin kini dibangun menjadi hunian permanen yang lebih kokoh, aman, sehat, dan layak ditempati.
Kondisi serupa dialami Hariyanto. Sebelumnya, ia bersama keluarga menempati rumah non permanen yang rusak berat, miring, hampir roboh, masih berlantai tanah, serta belum memiliki fasilitas kamar mandi yang layak. Berkat bantuan pembangunan rumah senilai Rp60 juta dari PT TWC, kini keluarganya dapat tinggal di rumah yang lebih nyaman dan aman.
Mukodin (63) mengaku tidak pernah membayangkan akan memperoleh bantuan tersebut.
“Tidak pernah menyangka, dan tidak pernah mengira dapat bantuan ini. Kalau ditanya senang pasti senang. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut serta membantu ini khususnya kepada TWC dan Pemkab Magelang,” ujarnya.
Bantuan rumah layak huni tersebut diresmikan di kediaman Mukodin, Dusun Ngaran 1, Desa Borobudur, Selasa (14/7/2026). Peresmian menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 PT TWC sekaligus mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di kawasan Borobudur.
Mewakili Bupati Magelang, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, David Rudiyanto, menyampaikan apresiasi atas komitmen PT TWC dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan rumah layak huni.
“Program ini merupakan wujud nyata kepedulian PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan sehat. Pemerintah Kabupaten Magelang menyampaikan apresiasi atas kontribusi tersebut,” kata David.
Pada kesempatan itu, David bersama jajaran PT TWC juga menandatangani prasasti sebagai simbol peresmian program bantuan rumah layak huni.
Menurut David, bantuan sebesar Rp60 juta untuk masing-masing penerima diwujudkan dalam bentuk pembangunan rumah baru yang memenuhi standar kelayakan huni sehingga diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat.
“Semoga rumah yang telah dibangun ini dapat menjadi tempat yang membawa kebahagiaan, kesehatan, dan semangat baru bagi keluarga penerima manfaat. Kami berharap semakin banyak pihak yang turut berkontribusi melalui program-program sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” harapnya.
David menambahkan, pemerintah desa bersama pendamping desa diharapkan terus memperbarui data rumah tidak layak huni sebagai dasar penyusunan prioritas penanganan. Menurutnya, di Kecamatan Borobudur masih terdapat sekitar 1.000 rumah tidak layak huni yang membutuhkan dukungan berbagai pihak.
Direktur PT Taman Wisata Borobudur (TWB), Mardijono Nugroho, mengatakan program rumah layak huni merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar kawasan Borobudur.
Menurutnya, sebagai pengelola destinasi wisata prioritas nasional, PT TWC tidak hanya berfokus pada pengembangan sektor pariwisata, tetapi juga berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berkomitmen bahwa keberadaan Taman Wisata Candi harus memberikan dampak kepada kawasan. Borobudur bukan hanya milik Desa Borobudur, tetapi menjadi kawasan strategis yang mencakup Kabupaten Magelang, wilayah Kedu, hingga Jawa Tengah,” ujarnya.
Melalui kolaborasi bersama PT TWC dan berbagai pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Magelang berharap upaya pengurangan kemiskinan ekstrem serta penanganan rumah tidak layak huni di kawasan Borobudur dapat terus dipercepat.











